Minggu, Juni 9, 2024 ( GMT + 7.00 )

Manchester City Juara Community Shield Setelah Membungkam Chelsea

Manchester City memenangkan Community Shield

Di sore hari yang panas, Manchester City kembali lagi mencapai hal yang menakjubkan. Juara itu meletakkan standar untuk musim baru mereka dengan mengalahkan Chelsea untuk memenangkan Community Shield.

Sang Manajer, Pep Guardiola mengatakan bahwa ia “kelaparan” untuk lebih sukses dan Tim-nya sangat rakus. Trofi lain kembali mereka dapatkan meskipun ini prioritas kelima mereka dalam berkompetisi di turnamen ini.

Sergio Aguero mencetak gol pertamanya

Ada dua gol dari Sang Predator Sergio Aguero, yang pertama adalah sekaligus menjadi gol ke 200 oleh diperoleh sang Striker selama berada di Manchester City. Itu sangat mengesankan melihat gaya bermain mereka yang sangat baik sekali.

Phil Forden yang masih berusia 18 tahun adalah harapan muda mereka yang hebat.  Menciptakan yang pertama dan juga Augero membawa kemenangan dalam pertandingan.

Pep Guardiola merayakan gol City

Umpan yang indah di ikuti dengan back-spin dan kembali ke striker. Sementara John Stones melanjutkan bentuk keangkuhannya dari Piala Dunia. Hanya 3 minggu setelah hari kembalinya dari Rusia, dan Bernardo Silva tampak seperti pemain yang sedang mencoba membuktikan suatu poin.

Satu-satunya kekecewaan adalah penampilan yang acuh tak acuh yang di tunjukkan Riyad Mahrez yang berharga 60 juta Poundsterling. Di konfrimasi jika ada yang dibutuhkan, bahwa penjaga gawang Claudio Bravo tidak akan menantang Ederson untuk menggantikannya.

Sergio Aguero mencetak gol kedua di community Shield

Untuk gol kedua Aguero, Stones berusaha mencegat umpan dan berlari kedepan dengan pemain pengganti Ilkay Gundongan meletakan bola ke Bernardo yang mengirimkan ke Aguero yang sedang berlari di belakang David Luiz. Tanpa ragu ia mencetaknya ke gawang.

Seharusnya Aguero bisa mendapatkan Hat-trick yang sebelumnya dilepaskan ke gawang oleh Foden dengan umpan briliannya dengan bagian luar sepatunya, tetapi kiper Argentina ragu-ragu, yang kemudian ditembakan ke sisi jaring.

Begitulah dominasi City yang Guardiola dapat bereksperimen saat dia mendorong Stones ke lini tengah untuk 10 menit terakhir setelah mendatangkan Vincent Kompany. Sementara Foden mendapatkan tepuk tangan yang meriah saat ia diganti.